Pagi ini saya membaca artikel langganan dari Mas Yodhia yang menulis dengan cukup apik bagaimana BlackBerry (BB) memukul telak Nokia dalam urusan membidik pasar smartphone. Pukulan ini begitu terasa di Indonesia karena ternyata pengguna BB mengejutkan kantor pusat BB sendiri dan tidak menyangka kalo negara Indonesia memiliki pertumbuhan sales yang luar biasa.
Kunci sukses BB memang terletak pada inovasinya menghadirkan gadget yang multifungsi dan mengisi kekosongan model dan kejenuhan pasar atas dominasi Nokia atau pun pemain lama. BB mampu menawarkan kesegaran baru dalam hal mobile lifestyle.
Sayangnya BB hanya membidik pasar tertentu. Ya, dengan harga di atas 4-5 juta untuk ukuran sebuah ponsel jelas masih sangat sensitif. Padahal, ceruk di segmen ini adalah luar biasa banyak. Anda bisa bayangkan sendiri, 200 juta jiwa penduduk Indonesia...euy.
Nah, inilah yang dilihat oleh Nexian yang dengan jeli dia bisa masuk ke pasar yang tepat. Keywordnya adalah ponsel yang mirip-mirip BB tapi harga terjangkau. Hasilnya dia mengeluarkan ponsel yang kini mulai rame diburu dengan sebutan Nexberry.
Pertama keluar, kalo salah produsen ini menggandeng operator XL dan sukses berat di ajang Indonesia Celullar Show 2009 (ICS) di JCC belum lama ini. Ya, dengan harga Rp 999.000,- kini sudah bisa menenteng ponsel yang mirip sekali dengan BB (apalagi kalo dah dikasih casing BB, nggak akan kelihatan dari jauuh), bisa Facebook, dan yang penting adalah harganya terjangkau. Padahal kalo melihat harga di bawah sejutaan itu dapat ponsel dengan genre Low-End.
Kini hampir semua operator GSM (Indosat, XL dan Telkomsel) dan juga CDMA (Flexi) rajin sekali kampanye ponsel-ponsel Nexberry ini. Asal tahu saja, peminatnya luar biasa, tumplek blek, dan mengekor kayak ular antriannya. Apalagi momen pas sekali, mudik lebaran.
Jadi mudik lebaran kali ini jelas akan lebih berwarna dengan menenteng ponsel BlackBerry ke kampung halaman. Kalo nggak bisa yang Original BB...ya..banyak alternatifnya khan...wong cuma Rp 999.000,-
Beberapa hari yang lalu saya ditelpon oleh seseorang yang mengaku dari sebuah perusahaan yang bermitra dengan salah satu bank nasional. Perusahaan ini merupakan pemasok barang-barang merchandise di Bank yang tujuan akhirnya diberikan kepada para nasabahnya.
Si Ibu ini rupanya kepingin ngajak kerjasama dengan DeuterIndonesia untuk pengadaan tas Deuter FOX 30, karena kliennya naksir banget dengan barang ini. Ya sudah, karena kami memang blum pernah kerjasama-kerjasama model begituan saya iyakan aja asal barangnya ada dan model kerjasamanya juga nggak rumit-rumit. Cash and carry-lah.
O, ya sekedar sharing, Deuter Fox 30 ini di luaran dijual hingga Rp 800 ribuan. Nah, di weblog ini, Tas Deuter ini bisa dibawa pulang dengan harga Rp 595.000,-. Coba bisa berapa duit yang bisa ditabung kalo belinya di sini. Hehe...promo dikit..nggak papa khan.
Belum lama ini DeuterIndonesia mengirimkan pesanan buat pelanggan kami yang hobi bersepeda. Pelanggan dari Bandung ini memesan Tas Deuter Race X Warna Merah. Dengan spesifikasinya, Deuter Race X ini memang cucok untuk para sepeda mania, gowes mania, sepeda onthel mania sampai bahasa kerennya B2W alias bike to work.
Deuter sendiri memiliki banyak varian yang disesuaikan untuk pengunaannya, mulai dari: Hiking, Trekking, Sleeping Bag, Family, Nordic Walking, Daypacks, Travel, Accessories, HipPacks, Bike dan Bike Accessories.
Deuter Race X ini bisa Anda bawa pulang dengan harga Rp 375.000,-
Tertarik, hubungi kami segera melalui email:
erkoes@yahoo.com
atau SMS di 0817-9138-669
Dari sekian banyak varian, persamaan tas Deuter adalah sistem yang digunakannya. Misalnya, dengan teknologi Deuter Airstripes, produsen asal Jerman ini memungkinkan produk tasnya bisa membuat udara mengalir di punggung sehingga akan membantu sirkulasi udara dalam beban di punggung.
Deuter Race X memiliki spesifikasi:
With it´s new teardrop shape this little lightweight follows the curve of your back.
- front pocket
- quick access top pocket
- mesh shoulder straps
- hip belt with mesh wings
- interior valuables pocket
- Deuter Airstripes ventilated back
- rain cover
- 3M reflector
- Deuter Airstripe profiles with mesh lining ensure maximum air circulation and stability
- MeshTex lined shoulder straps with a contoured shape to guarantee freedom of movement
- The hip belt with mesh wings provides a breathable and compact fit in any cycling situation
- Airstripe foam profiles in new bilaminate foam construction offer the effective air channel circulation, and now with softer lower layer, increased comfort and better weight distribution.
Hari ini saya nemu situs yang menarik, namanya Veeon, referensi dari blognya mas welly. Veeon ini tag-nya adalah Indonesia Entertainment Portal, atau lebih ringkesnya, situs ini kayaknya You Tube tapi versi Indonesia. Saya sudah nyoba dan lumayan jugalah streamingnya, mungkin karena lokal punya kali dia naruh servernya.
Menariknya juga adalah banyak postingan video yang diambil dari acaranya TPI: Nikmatnya Sedekah bersama Ustadz Yusuf Mansur. Baguslah dan mudah-mudahan situs ini tidak dimanfaatkan dengan upload video yang gak ada maknanya sama sekali.
Selamat datang deh buat Veeon. Silahkan dicoba. Klik aja di sini kalo gak mau repot. Mudah2an sharingnya bermanfaat ya. Selamat berpuasa.
Bisnis apa yang ideal bagi Anda. Biro perjalanan haji dan umroh barangkali bisa menjadi inspirasi. Uang dari bisnis dapat, pahala pun ngikut. Anda tertarik?
Rudi Kuswanto
Menjalani bisnis penyelenggara perjalanan haji dan umroh sudah dilakoni PT Arminareka Perdana (ARP) hampir dua dasawarsa, tepatnya pada 9 Februari 1990 silam. Sebuah usia yang cukup matang untuk perjalanan bisnis. Selama waktu tersebut, tak kurang dari puluhan ribu jama’ah telah difasilitasi untuk berangkat ibadah menuju tanah suci Makkah Al Mukarromah.
Di ulang tahunnya yang ke-19 belum lama ini, ARP juga mengadakan tasyakuran atas kelahiran anak perusahaannya PT Armina Utama Sukses (Arus) yang baru berusia setahun di salah satu hotel bintang lima di Jakarta. Direktur Utama Arus, Ir. Hj. Darnelli Guril, MSc kepada Majalah Human Capital di ruang kerjanya di kawasan Salemba, Jakarta Pusat berbagi pengalaman.
Darnelli membuka cerita dengan menjelaskan perusahaan yang dipimpinnya didasari oleh pemikiran bagaimana caranya untuk membantu dan mempermudah masyarakat muslim yang ingin mewujudkan beribadah baik umroh maupun haji. Menurutnya ada tiga poin utama visi dan misi perusahaan, pertama mengajak masyarakat luas untuk melaksanakan ibadah haji atau umroh. Kedua meningkatkan taraf hidup keluarga dan masyarakat serta ketiga memberikan solusi bagi masyarakat untuk merealisasikan niat beribadah ke tanah suci.
“Kami mengajak kebaikan kepada masyarakat umum khususnya bagi umat Muslim untuk menyegerakan ibadah umroh dan haji. Kami mempunyai modal yang kuat dengan pengalaman kami di bisnis ini selama kurang lebih 19 tahun. Di samping itu kami telah memperkuat pondasi bisnis melalui tim leader yang profesional, penerapan teknologi jaringan berbasis web, dan penyediaan sumber daya manusia yang berkualitas,” tutur Darnelli yang tiap tahun berkesempatan berangkat ke tanah suci.
Darnelli juga menambahkan, ada dua divisi yang kini dikembangkan, yakni melalui program konvensional seperti yang selama ini sudah dijalankan di induk perusahaan dan program terbaru adalah melalui divisi marketing yang dijalankan melalui anak perusahaan yang baru genap berusia setahun, Arus. Meski baru dalam usia yang masih seumur jagung, imbuh Darnelli, melalui divisi marketing yang baru dibentuk ini rupanya telah berhasil membuktikan diri sebagai perusahaan yang handal dan bisa dipercaya.
Melalui Arus ini, lanjut Darnelli, pihaknya telah berhasil memberangkatkan ribuan jamaah yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan ke luar negeri seperti, Hong Kong, Malaysia, Brunei, Saudai Arabia, Dubai dan beberapa negara lainnya. “Dengan program-program yang kami tawarkan, kami mempunyai keyakinan bisa memberikan solusi bagi calon jamaah yang belum mampu secara financial dapat mewujudkan mimpinya untuk berangkat umroh atau menunaikan ibadah haji,” lanjutnya.
Sementara itu Direktur Operasional Arus, Ir, H. Ermanto, Bk Teks, menerangkan bahwa layanan yang selama ini dijalankan perusahaan memang identik dengan pemberangkatan bagi jamaah yang sudah mampu secara finansial. “Kami tergugah untuk membantu memberikan solusi bagi jamaah yang berniat ibadah ke tanah suci namun belum cukup secara keuangan. Pada saat yang bersamaan dengan melaksanakan ibadah tersebut, jamaah sekaligus bisa menyantuni anak yatim atau membantu pembangunan masjid tanpa ada lagi tambahan biaya,” ujar Ermanto.
Mantan wartawan salah satu media ternama di Ibukota ini menceritakan kisah perjalanan saat ia pulang kampung di Sumatera beberapa waktu silam. Waktu itu ia berjalan-jalan berkeliling di kampungnya hingga kakinya terhenti di depan sebuah mushola yang sudah reyot. Erman bertanya-tanya kepada penduduk di sekitar siapa yang dulunya membangun mushola tersebut. “Singkat cerita saya diberitahukan bahwa pendiri mushola tersebut sekarang sudah tinggal di Jakarta, dan karena saya juga beraktivitas di Jakarta saya pun minta nomor kontak mereka dan saya dikasih nomor-nomor yang bisa dihubungi.”
Dari nomor yang sudah berada di kantong, Erman gerilya ke teman-teman sekampung di Ibukota. “Jadi waktu di kampung saya foto dulu mushola yang sudah reyot tersebut dan saya tunjukkan kepada mereka. Saya bilang, bapak kenal nggak dengan foto ini, dijawab kenal. Selanjutnya saya tanya lagi mau nggak bapak menjadi donatornya, dijawab mau tapi bagaimana caranya. Saya bilang gampang, bapak berangkat umroh dan otomatis sekaligus menjadi donor buat mushola di kampung tersebut. Akhirnya mereka mau beribadah di tanah suci dan sekarang dari donor mereka ini, alhamdulillah terkumpul sejumlah dana untuk pembangunan. Kini mushola yang dulunya reyot tidak terurus sekarang sudah bagus dan layak untuk digunakan,” kenang Erman.
Erman lantas berbagi informasi dan dengan gayanya yang santai sambil sesekali membetulkan letak posisi kacamatanya, ia menjelaskan tentang program yang ditawarkan perusahaannya kepada khalayak masyarakat luas. “Pertama ia harus punya niat yang kuat untuk ibadah umroh dan haji, mengisi formulir dan membayar tanda jadi keikutsertaan program,” imbuhnya. Tanda jadi untuk umroh tahun ini sebesar Rp 3,5 juta, haji reguler Rp 3,5 juta, dan haji plus sebesar Rp 5 juta.
Ada lima hak sebagai calon jamaah yang bisa diperoleh. Erman menjelaskan, yang pertama adalah asuransi syariah personal accident dari Bumiputera dengan pertanggungan Rp 50 juta/jamaah, atau Rp 5 juta/jamaah untuk meninggal biasa serta dapat diperpanjang dengan membayar Rp 100 ribu per tahun dengan usia maksimum 64 tahun. Asuransi ini berlaku setelah satu bulan sejak pendaftaran.
Hak kedua, jamaah akan mendapatkan ID Card dan legalitas perusahaan, ditambah hak ketiga berupa souvenir untuk pria berupa baju koko dan wanita berupa mukena. Hak keempat berupa Voucher, untuk umroh sebesar US$ 350 dan haji plus US$ 500. “Menariknya voucher ini berlaku tanpa batas waktu dan dapat diwariskan. Fungsinya untuk mendapat pengurang biaya dari paket biaya perjalanan umroh atau haji plus yang harus dibayarkan saat keberangkatan. Voucher ini tidak dapat diuangkan akan tetapi biasanya bisa dijual lagi diantara para jamaah.”
Erman juga menawarkan kepada para jamaah untuk melakukan pembayaran sisa kekurangan dari biaya paket umroh atau haji plus dengan jalan, dibayar cash, dicicil atau diangsur hingga memenuhi harga paket atau ada cara lain yakni menggunakan hak kelima yang diberikan oleh perusahaan berupa hak usaha. “Hak usaha jamaah ini diberikan kepada setiap jamaah untuk ikut memasarkan produk umroh dan haji plus, dan apabila dapat mereferensikan kepada jamaah lain maka perusahaan akan memberikan hasil referensi,” jelas Erman.
Besaran yang dimaksud, jelas Erman saat ini untuk referensi umroh sebesar Rp 1,5 juta/jamaah dan haji plus Rp 2,5 juta/jamaah, serta masih ada hasil pasif dan hasil support system yang bisa didapatkan melalui jaringan silaturahmi jamaah. “Di sinilah kami menawarkan solusi kepada jamaah yang sudah berniat segera ke tanah suci namun tidak mempunya dana cukup, akan tetapi jamaah ini mempunyai silaturahmi yang baik dan luas. Di samping itu dengan program hak usaha ini kami memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat luas.”
Tawaran menarik inilah yang juga mendasari Rita Andayani, salah satu jamaah yang tahun ini akan berangkat haji rajin mempromosikan program umroh dan haji plus ini kepada para keluarga maupun rekan-rekannya. Rita mengakui, program yang ditawarkan Arus telah banyak membuat perubahan dalam hidup keluarganya. “Misalnya saja pada saat ada keluarga yang sakit, ternyata diantara saudara-saudara yang bekerja di kantoran, saya bisa memberikan bantuan keuangan paling cepat,” kenangnya.
Rita kini hampir tiap hari melayani permintaan dari banyak pihak terutama pengajian ibu-ibu di deket rumahnya di Tangerang maupun menjadi duta perusahaan sebagai juru bicara dalam memasarkan produk. Pengalamannya selama beribadah umroh di Makkah-Madinah menjadi magnet tersendiri untuk memotivasi para jamaah agar segera membulatkan tekad beribadah di tanah suci atau memenuhi panggilan rukun Islam yang kelima.
Hal yang sama juga dialami oleh Sarno Wibowo, salah satu trainer motivasi dari Samarinda yang tertarik menjalankan usaha sampingan menjadi agen perjalanan umroh dan haji dari Arus ini. Bahkan, Sarno yang biasa dijuluki dengan Kapten Sar ini harus sering bolak-balik Jakarta-Samarinda untuk menjalankan bisnis barunya ini. “Saya terharu, salah satu teman ustadzah di Samarinda baru menjalankan usaha ini sekitar dua minggu langsung mendapatkan hasil Rp 4 juta dan langsung dibayarkan sebagai DP umroh. Jadi ustadzhah ini ikut program tanpa harus keluar biaya apa pun,” jelas Pak Kapten.
Kini Sarno memasukkan ‘kurikulum’ peluang usaha ini kepada para peserta training yang kerap ia gelar. Yang membuat Sarno serius menjalani bisnis ini adalah berangkat umroh atau haji telah menjadi impiannya sejak lama dan model bisnis ini adalah bisnis yang Islami dengan konsep semua bisa untung. Ia beranggapan bahwa sejatinya silaturahmi yang terjalin memang sudah seharusnya memberikan manfaat sebesar-besarnya. “Tidak hanya kumpul-kumpul semata, namun dengan kebersamaan kita bisa saling bersinergi untuk saling meningkatkan kualitas hidup masing-masing jamaah,” tukasnya. [courtesy of human capital magazine#august09]
Ada tulisan menarik tentang puasa tahun ini seperti yang ditulis temen2 di inilah.com. Intinya tentang puasa dan olahraga. Apa hubungannya, silahkan disimak saja ya..
Banyak pemain Prancis yang memutuskan menjadi muallaf (pindah memeluk agama Islam), salah satunya adalah Franck Ribery. Gelandang Bayer Munchen ini tidak hanya sekedar pindah, namun menjadi pemeluk Islam yang taat.
Pemain tim nasional Prancis ini menikah dengan istri tercintanya, Wahiba, warga negara Prancis yang juga kelahiran Aljazair, seperti halnya legenda Les Blues Zinedine Zidane.
Dari buah perkawinannya dengan Wahiba, Franck 'Bilal' Ribery dikarunia dua orang putri, Hizya dan Shakinez. Sejak memeluk agama Islam, namun tidak diketahui kapan pastinya, Ribery pindah Islam, mantan gelandang Marseille ini rajin mendalami agama barunya. Kabarnya Ribery pindah Islam ketika bermain untuk Galatasaray, raksasa Turki.
Bahkan hingga sekarang, Ribery terus setia menjalankan sholat lima waktu dan puasa Ramadhan seperti tahun ini. Kebiasaan Ribery yang sering dilakukan ketika akan bertanding, dia selalu berdoa dengan menengadahkan kedua tangannya, berdoa sesuai dengan keyakinannya, Islam dan mengakhiri dengan usapan di wajahnya, sebagai pengharapan agar tampil bagus dan menang.
Ribery lahir 7 April 1983, di Boulogne sur Mer, kariernya moncer bersama klub-klubnya. Dia dikenal memiliki umpan yang matang, enerjik, serta kemampuan mengecoh lawan.
Sejak bergabung dengan Munchen, Ribery memecahkan rekor transfer raksasa Bundesliga ini. Prestasinya luar biasa, Ribery dikenal sebagai salah satu pemain Prancis terbaik di generasinya.
Mentornya yang juga idolanya, Zidane, pernah menyebut Ribery sebagai 'jewel of French Football'. Tidak heran jika Real Madrid ngotot ingin mendapatkan 'scarface', julukan Ribery.
Ribery mudah dikenali, pasalnya di wajahnya terdapat bekas luka jahitan. Ketika Ribery berumur dua tahun, dia dan keluarganya terlibat kecelakaan mobil hebat di Boulognesur Mer, bertabrakan dengan truk.
Ribery mengalami cedera di wajah yang amat serius, dan hasilnya, ada sekitar 100 jahitan dan meninggalkan dua bekas luka memanjang di sisi kanan wajahnya. Tapi sesungguhnya, wajah orang Islam itu tidak dinilai oleh Alloh SWT, pasalnya hanya amal ibadahnya yang akan dinilai nantinya di akherat.
Kabar lainnya, Real Madrid menyiapkan program khusus bagi tiga pemainnya yang melakukan puasa Ramadhan tahun ini. Ketiga pemain tersebut adalah striker Karim Benzema, Lassana Diarra dan Mahamadou Diarra.
Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan tahun ini, kami persembahkan koleksi kami yang baru, Tas Deuter FOX 30.
Tas Deuter FOX 30, saat ini hanya tersedia dalam 1 (satu) warna saja, BIRU.
Tas Deuter FOX 30, bisa dibawa pulang dengan harga Rp 595.000,-
Akhirnya, sekalian saya haturkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan, mudah2an kita diberikan kekuatan selama sebulan penuh untuk mengisinya dengan berlomba-lomba memperbanyak ibadah. Mohon maaf lahir bathin ya.
Bagi temen-temen blogger yang kepingin status navbarnya sedikit tersembunyi, berikut ini ada trik yang saya dapat dari blogger yang berbaik hati mau sharing.
Nah, trik ini saya bagi juga kepada temen-temen sekalian. Silahkan dicoba ya. Trik ini sudah dicoba berkali-kali di beberapa blog saya dan berhasil.
Letakkan perintah di bawah ini sebelum body, pada edit HTML.
Apakah Anda salah satu Twitter Mania yang kini mulai naik popularitasnya. Jika ya, berikut ini ada kabar gembira. Update Twitter kini mulai tersedia layanannya melalui ponsel via SMS. Selengkapnya baca artikel di bawah ini ya. Artikel ini ditulis oleh temen kita Ito di inilahdotcom.
Setelah meluncurkan layanan Facebook via SMS, Tri menjadi operator pertama yang menyediakan layanan Twitter via SMS. Layanan ini mempermudah pelanggan mengakses jejaring sosial melalui telepon genggam apapun.
Twitter adalah salah satu jejaring sosial yang berkembang pesat di dunia termasuk Indonesia setelah Facebook. Jumlah user jejaring sosial ini mencapai 44 juta.
Hiro Whardana Deputy General Manager New Busniess Services/Product Innovations PT Hutchinson CP Telecommunications Indonesia mengatakan Tri menghadirkan Twitter lewat SMS karena harus mengikuti trend di industri.
“Apa yang diperlukan konsumen kami penuhi. Tri merupakan operator pertama di Indonesia yang menyediakan Twitter lewat SMS,” katanya di Jakarta.
Ia mengatakan seperti Facebook, Twitter bisa booming di Indonesia. Saat terjadi bom di Mega Kuningan, peristiwa itu menjadi topik hangat di Twitter.
”Saat terjadi bom, pengguna Twitter yang sedang breakfast sudah menuliskan peristiwa itu di Twitter beberapa saat setelah terjadinya bom,” katanya.
Untuk menggunakan layanan itu, Tri mengenakan tarif Rp 50/SMS. Sementara tweet yang diterima lewat SMS tidak dikenakan biaya. “Untuk mensosialisasikan layanan ini, Tri menawarkan akses Twitter gratis selama satu bulan,” kata Hiro.
Meskipun tidak menyebut target yang ingin diraih, layanan baru itu kata Hiro pasti akan mendongkrak jumlah pelanggan. Layanan Twitter itu melengkapi Value Added Service yang ditawarkan Tri bersama dengan RBT yang kontribusinya paling besar.
Tri yang beroperasi selama dua tahun telah menjangkau 21 provinsi di Indonesia. Sinyal Tri didukung 6.800 BTS per Desember 2009. Pelanggan Tri telah mencapai 5,3 juta.
Hutchison CP Telecom Indonesia merupakan anak perusahaan Hutchison Telecommunication International Ltd yang berbasis di Hong Kong. HTIL menawarkan layanan telekomunikasi bergerak dan tetap di HongKong.
Selain itu juga memiliki layanan telekomunikasi bergerak di Macau, Israel, Indonesia, Vietnam, Sri Lanka, Ghana, dan Thailand. HTIL menggunakan berbagai merek, termasuk 3, Hutch, dan Orange.
Pernah Anda mendapat kuisener yang sisinya panjang lebar tentang layanan sebuah produk?
Ya, saya pun pernah dan itu tentu saja bukan pekerjaan yang menyenangkan bukan. Padahal kalo ditarik garis sederhana, ujung dari kuisener itu adalah pertanyaan singkat,”Maukah Anda merekomendasikan layanan kami kepada orang lain?”
Pertanyaan inilah yang disebut sebagai “Ultimate Question”.
Saya beruntung mendapat pencerahan dari Dunamis saat kemarin ada meeting bareng di kantornya di GKBI. Wah, pikir saya dapet sedikit ilmu nih dari Fred Reichheld yang disarikan dari 20 tahun pengalaman beliau.
Nah, Reichheld ini merumuskan Ultimate Question dengan cara mengukur indikator NPS atau disebut Net Promotor Scrore. NPS ini gampang sekali diaplikasikan karena hanya terdiri dari satu pertanyaan dan hanya menyedikan dua jawaban saja. Pertama jawaban tertutup atau hanya mencontreng angka dari 1-10. Sedangkan jawaban kedua adalah jawaban terbuka apa alasan memberikan skore di angka 1-10 tadi.
NPS ini dibagi menjadi 3 konsumen.
Konsumen Pertama yang memberikan jawaban 9-10. Inilah konsumen terbaik kita. Ia disebut sebagai Promoters.
Konsumen Kedua yang memberikan jawaban 7-8. Inilah konsumen yang masih bisa dipikat oleh kompetitor. Ia disebut sebagai Passive.
Konsumen Ketiga yang memberikan jawaban kurang dari 6. Inilah konsumen terbaik kita. Ia disebut sebagai Detractors.
Rumus NPS adalah P-D=NPS, artinya jumlah pelanggan kita yang Promoters dikurangi Detractors.
Dengan NPS inilah yang dijadikan sebagai referensi dalam membuat perubahan layanan atau mengatur strategi ke depan.
Cukup sederhana khan, jadi nggak usah bikin kuisener yang ribet, karena ujungnya itu tadi, Ultimate Question.
Mudah-mudahan ada yang bisa dipetik dari postingan sederhana ini.
Tas Deuter Indonesia mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya membeli produk-produk Tas Deuter melalui webstore ini.
Ucapan terima kasih spesial kami sampaikan kepada pelanggan baru kami di Bandung, Mas Ian yang baru saya mengkonfirmasi tas Deuter pesanannya telah sampai di rumah dan diterima dengan baik. Praktis sejak order kami terima hari Sabtu siang hingga berada di tangan pelanggan kami untuk wilayah Bandung, proses pengiriman barang kurang lebih sekitar 3 hari.
Kami akan terus meningkatkan layanan kami untuk kepuasan pelanggan yang telah mempercayakan amanhnya kepada kami melalui webstore sederhana ini.
Berikut ini ada kisah perjalanan yang menggugah. Artikel ini bersumber dari artikel di majalah Intisari yang dishare oleh Ibu Lies Sudianti Full ke Komunitas Sukses Mulia on Facebook. Silahkan disimak ya.
Jamil kecil bersimpuh di teras rumah paling bagus di perumahan PTP X (kini PT Perkebunan Nusantara VII), rumah dinas Asisten, Perkebunan, pimpinan tertinggi di situ. Jamil dan keluarga meninggalkan tanah leluhur mereka di Purworejo menuju kawasan Metro Lampung Tengah, menetap di sebuah gubuk beratap rumbia di tengah hutan wilayah Desa Sindang Sari, Lampung Selatan. Bapaknya yang dulu kepala desa diterima bekerja sebagai satpam dan guru mengaji di perkebunan itu.
Perkawanan dengan anak-anak asisten kebun membuat Jamil bisa nonton televisi, dan tahu fasilitas di sana: ada rumah dinas, teve, mobil dinas, dan sebulan sekali jalan-jalan ke kota untuk belanja dan plesiran. Irikah Jamil? Ya, tapi iri positif. Walau menjadi anak keluarga termiskin nomor dua di situ, keinginannya melambung jauh. Setiap kali membeli buku tulis, di lembar pertama ia menulis: Nama saya Jamil, cita-cita insinyur pertanian. Seperti Pak Asisten! Itulah "Proposal Hidup"-nya.
Jadi Pengganti Guru
"Proposal" bocah kelahiran Purworejo 1968 itu berlanjut: Rumahku besar, ada mobil Jeep. Istriku cantik berambut panjang. Aku masuk teve dan bersalaman dengan Pak Harto. Aku juga menulis di koran. Uangku banyak, bisa pergi haji bersama Bapak dan Mamak. Aku tak mau miskin lagi, gak enak karena sering dihina.
Selesai menutup buku, Jamil hanyut lagi dalam aktivitas sehari-hari: bangun pukul 05.00, salat Subuh, belajar sampai berangkat sekolah. Pulang sekolah (SD), ia ngangon bebek sembari bermain di rumah Pak Asisten, atau berenang di sungai. Selepas magrib, ia belajar dan mengaji.
Di depan kelas, suatu hari, gurunya menanyakan cita-cita setiap murid. Jamil lantang berteriak, "Insinyur pertanian!" Seisi kelas gemuruh menertawai. Termasuk guru. Karena tak tahan diejek, ia tonjok si pengejek. Sontak yang lain mengeroyok. Kepala Jamil berdarah dikepruk bambu, bertanda pitak sampai sekarang. Sejak itu, Ahmad Zaini, sang bapak yang hanya lulusan Sekolah Raykat membawa Jamil ke teman-temannya, "Ini anak saya, calon insinyur pertanian." Tindakan Bapak itu menjadi motivasi tersendiri buat Jamil.
Selepas SD, Jamil masuk satu-satunya SLTP di situ, SMP Tri Bhakti Utama. Namun ia harus membiayai sendiri sekolahnya. Selesai salat Subuh ia menderas karet beku (latex) sampai pukul 07.00, sebulan ia digaji Rp 4,000,-. Ketika itu SPP sekolah Rp 1,500,-. Lalu ia pergi ke pasar, membeli makanan ringan untuk dijual di SD dekat rumah.
Hebatnya, ia sering ditunjuk menggantikan guru yang absen lantaran selalu jadi ranking pertama. Jamil pun amat menikmati berdiri di depan kelas, membagi ilmu. "Saya sering berdoa, semoga guru tidak masuk supaya saya boleh mengajar, "Jamil tertawa.
Dihina Orang Terkaya
Selulus SMA (1987), ia diterima di Institut Pertanian Bogor tanpa tes. Tapi ia tak punya uang serupiah pun. Berdua Bapak, Jamil mendatangi orang terkaya di desa itu, pinjam uang. Namun mereka malah dihina, "Kalau miskin tak usah panjang angan-angan. Baru mau kuilah sudah pinjam uang, apa bertahun-tahun selanjutnya mau pinjam uang terus?"
Jamil menangis. Dalam perjalanan pulang, Bapak menghentikan genjotan sepeda, lalu memeluknya, "Kamu harus jadi insinyur pertanian, biar tak dihina." Singkat kata untuk mengganjal biaya hidup dan kuliah, Jamil harus berjualan koran, buku, dan kurma dari pintu ke pintu. Ia juga membuka usaha rental komputer, katering, dan kerja-kerja serabutan lainnya.
Tahun 1992, si pitak akhirnya jadi insinyur pertanian. Mimpi di halaman pertama buku tulisnya telah terwujud. Impian mengejar gelar S2 di IPB pun tercapai. Jika ketika S1 indeks prestasinya tak lebih dari 3, saat lulus S2 semua mata kuliahnya bernilai A, hanya satu yang B. Ia pun masuk teve, menulis di koran, terkenal, bahkan naik haji.
"Hidup seperti main film. Butuh skenario alias proposal. Andalah pemain utamanya," tegas Jamil.
Rahasia Pencapaian
Sebelas tahun berjuang bersama Dompet Dhuafa Republika, kecerdasan spiritual Jamil kian terasah. Mulai terlibat pada 1994, tahun berikutnya ia dipercaya mengembangkan ekonomi kerakyatan. Dibangunlah Baitul Maal wat Tamwil (BMT) yang aset awalnya hanya jutaan rupiah tapi kini memuai jadi triliunan rupiah.
Apa rahasia Jamil mewujudkan semua mimpinya? Ia menyebut tiga hal: 'bintang terang', 'lingkungan positif', dan 'berani ambil resiko'.
Masih ada lagi resep Jamil mencapai sukses, yakni "rumus motivasi" dalam menggeber ketiga langkah optimalisasi diri. Ia katakan, "Motivasi adalah TB (To Be) dikalikan TH (To Have) dikalikan V (Valensi)."
Makin menarik saat ia berbicara tentang Tabungan Energi Positif yang akan dicairkan dalam bentuk 4-ta (harta, takhta, kata, dan cinta). Harta adalah memiliki kemampuan mengelola uang yang baik. Takhta adalah siap memikul amanah. Kata adalah ucapannya bertuah, lisannya ditunggu orang, ceramahnya menyenangkan, nasihatnya mengena, doanya mustajab, menyadarkan orang lain, tulisannya dibaca orang, dsb. Cinta adalah popularitasnya naik, dipuja, pengikutnya banyak, relasi meningkat, teman yang loyal, dsb.
Namun, Jamil mengingatkan "Jika 4-ta cair dari tabungan energi negatif, bersiaplah menuju kehancuran."
Sukses Mulia
Salah satu proposal masa kecilnya, menjadi guru. Hal ini mengentas saat ia bergabung dalam Kubik Training & Consultancy. Awalnya, ia diminta menggantikan trainer utama. Ternyata, hasil evaluasi peserta memberinya nilai tertinggi dibandingkan dengan para seniornya. Memang, ciri khasnya terletak pada gaya ekspresif, suara lantang, enerjik, menggugah emosi dan kesadaran. Tanpa sadar, peserta bisa menitikkan air mata, lalu sebentar kemudian meledak tawa.
Sejak Oktober 2005, permintaan training mengalir dari berbagai perusahaan ternama. Jamil didapuk jadi Direktur Marketing PT. Kubik Kreasi Sisilain. Selain masih menjadi dosen pascasarjana IPB, ia juga sering diundang memberi training ke luar negeri.
Jamil si pengganti guru di depan kelas, kini telah bermetamorfosa menjadi pendorong orang untuk "Sukses Mulia". Ia membantu seseorang meraih 4-ta dengan mengeksplorasi keahlian yang dimiliki dengan tetap memperhatikan etika dan nilai-nilai agama. "Orang yang paling mulia adalah yang paling banyak memberi manfaat pad akehidupan orang lain," ujar Jamil yang ingin mendorong sedikitnya 5 juta orang "Sukses Mulia" hingga tahun 2023, saat usianya 55 tahun.
Bagaimana seseorang bisa menjadi pribadi yang tangguh dan "Sukses Mulia"? Orang itu, tandas Jamil, harus punya dorongan kuat untuk maju dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Juga harus menguasai keterampilan untuk menghasilkan 4-ta. Satu lagi, jangan salah bergaul, "Ingat, bergaul dengan tukang minyak wangi akan kecipratan bau awngi. Bergaul dengan pandai besi akan terpercik api."
Belakangan, Jamil bertekad mematah rantai kemiskinan, antara lain dengan mendirikan sekolah murah bersama kakanya, Kaolan. Sekolah itu telah memiliki 1,000 siswa. Ia juga mendirikan Pesantren Wirausaha, yang memberikan pendampingan berbagai usaha kecil dan lembaga pemberdayaan masyarakat.
[Majalah Intisari Juni 2009 No.551, Penulis: Dharnoto]
Jadi entrepreneur sambil tetap menjadi journalist yang professional ?
Punya bisnis yang bisa berjalan sendiri dan Anda bisa jalan-jalan bersama keluarga ?
Punya bisnis yang bisa berjalan sendiri dan Anda bisa menekuni karir journalism sampai menuju puncak ?
Belajar ilmu-ilmu bisnis yang hanya akan didapat dari lapangan ?
Belajar ilmu marketing, finance, people manajemen, system manajemen, self manajemen dari mentor-mentor PILLAR yang sudah 10 tahun menggeluti dunia kewirausahaan di tanah air ?
Berinteraksi terus menerus dengan mentor-mentor bisnis yang memang sehari-harinya adalah pelaku bisnis, bukan trainer
Dan semuanya diberikan secara GRATIS…..!!
Bayangkan Bila :
Biaya kebutuhan hidup terus meningkat dan tidak pernah bisa disamai oleh kenaikan pendapatan dari gaji bulanan kita.
Anda pensiun dari perusahaan media tempat anda bekerja dan Anda benar-benar tidak memiliki sumber penghasilan lagi.
Anda diberhentikan dari perusahaan dan Anda tidak bisa langsung melamar pekerjaan ke perusahaan media lain.
Saatnya anda membangun bisnis tanpa menunggu hal-hal yang tidak diinginkan terjadi sekaligus tidak perlu mengganggu profesionalisme anda sebagai jurnalis.
Anda Menginginkannya…….. ??
Media Lunch dari PILLAR | Business Accelerator mengundang anda untuk hadir pada;
Hari/Tanggal: Kamis / 13 Agustus 2009
Waktu: 11.00 – 14.00 WIB
Tempat:Restoran Gado-Gado BOPLO, Jl. Panglima Polim, Blok M, Kebayoran Baru (dekat Apotik Jaya) Jakarta Selatan
Agenda: Preview Agenda dan Jadwal Business Mentoring for Media dan Persiapan pembentukan Jurnalispreneur Club
Peserta terbatas hanya untuk 30 orang jurnalis*
Daftarkan diri Anda via e-mail : marketing.pillar@yahoo.com atau kirim SMS ke 0813 1741 6884 (KETIK : nama anda_nama media tempat anda bekerja)
Informasi undangan bisa menghubungi Herry (Warta Kota) di 0813 19150004 atau Rudi Kuswanto(Majalah Human Capital) di 0817-9138-669